Suatu ketika istri John Maxwell, pembicara motivator top, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang "kebahagiaan". Maxwell sang suami duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan dan tiba disesi tanya jawab. Setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tanganya untuk bertanya.
ibu: "Mrs. Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia ?"
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus.
Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab, "Tidak."
Seluruh ruangan terkejut. "Tidak," katanya sekali lagi,"John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia."
Seisi ruangan menoleh ke arah Maxwell. Maxwell juga menoleh-noleh mencari pintu keluar.
Rasanya ingin cepat-cepat keluar.
Kemudian, lanjut Margaret, "John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik.
Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia."
Tiba-tiba ada suara bertanya,"Mengapa?"
"Karena," Jawabnya,"tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kabahagiaanku selain diriku sendiri."
Margaret mengatakan, tidak ada orang lain yang bisa membuatku bahagia.
Baik itu pasangan hidupmu, sahabatmu, uangmu, hobimu.
Semua itu tidak bisa membuatku bahagia. Karena yang bisa membuat dirimu bahagia adalah dirimu sendiri.
Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri.
Kalau kamu sering merasa berkecukupan, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kamu tidak akan merasa sedih. Sesunguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.
Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, cantik istrimu/gagah suamimu atau sesukses apa hidupmu.
BAHAGIA adalah pilihanmu sendiri.
Rabu, 09 Maret 2011
7 kata "UP" untuk sukses
1. WAKE UP (Bangun).Tidak peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak bangun & memulai lagi, kita akan sukses.
2. DRESS UP (Berhias).Kecantikan dari dalam jauh lebih penting dari pada sekedar hiasan luar yg sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri & rasa aman yang dalam. Ini akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi pernghormatan, keuntungan, dan tanggung jawab.
3. SHUT UP (Berhenti bicara).Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu, sudah saatnya fokuskan diri untuk kesuksesan masa depan.
4. STAND UP (Berdiri).Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.
5. LOOK UP (Pandanglah).Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney "bagaimana perasaan bapak kalo lihat impiannya telah jadi kenyataan dengan dibukanya Disney Land ini?" Istri Walt Disney menjawab "Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk". Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan-akan semuanya telah terjadi.
6. REACH UP (Capailah).Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.
7. LIFT UP (Naikkan).
1. WAKE UP (Bangun).
Tidak peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak bangun & memulai lagi, kita akan sukses.
2. DRESS UP (Berhias).
Kecantikan dari dalam jauh lebih penting dari pada sekedar hiasan luar yg sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri & rasa aman yang dalam. Ini akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi pernghormatan, keuntungan, dan tanggung jawab.
3. SHUT UP (Berhenti bicara).
Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu, sudah saatnya fokuskan diri untuk kesuksesan masa depan.
4. STAND UP (Berdiri).
Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.
5. LOOK UP (Pandanglah).
Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney "bagaimana perasaan bapak kalo lihat impiannya telah jadi kenyataan dengan dibukanya Disney Land ini?" Istri Walt Disney menjawab "Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk". Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan-akan semuanya telah terjadi.
6. REACH UP (Capailah).
Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.
7. LIFT UP (Naikkan).
Jumat, 04 Maret 2011
Benahi Lemari Hatiku
Kubuka lemari bajuku. Sudah terlalu penuh.
Banyak barang yang kurang perlu. Baju lama yang sudah kusam, namun rasanya sayang untuk dibuang. Karena ada memori di sana, yang memberi orang yang dekat di hati. Tak jarang, kubuat sebagai baju tidur. Karena nyaman, karena enak dipakai. Tetapi jumlahnya makin hari makin banyak. Sehingga memenuhi lemari baju yang tidak seberapa luas ini.Bukankah seharusnya mulai kupilah dan kupilih, dengan tanpa mengurangi hormat kepada orang-orang terkasih?
Di satu bagian lemari bajuku, kulihat banyak baju yang kubeli secara impulsif. Karena diskon, mumpung murah. Lalu kubeli. Sampai di rumah, ternyata tak terlalu cocok untuk dipakai. Jadi, hanya buat pajangan di almari, tanpa sempat kupakai sama sekali. Sayang sebetulnya, tetapi terkadang itu memang pernah terjadi. Mereka pun harus kuangkut daripada terus ‘nyangkut’ di almari.
Ada beberapa baju yang mulai kesempitan, karena tubuhku sudah mulai membesar. Dan sudah harusnya kuhibahkan kepada orang yang lebih membutuhkan. Mungkin pembantu, mungkin panti asuhan, mungkin orang yang berkekurangan. Ah, semangat berbagi tiba-tiba memenuhi hatiku. Mumpung masih bagus kondisinya. Daripada nanti semakin menguning dan berubah warna, bukankah lebih baik diberikan di saat masih bisa?
Ada beberapa baju yang terlalu besar bagiku. Baju-baju saat aku sedang lebih gemuk dari kondisi sekarang. Aku juga akhirnya memutuskan untuk menghibahkan mereka. Karena kalau untuk jaga-jaga, misalkan suatu saat gemuk lagi… Ah, nanti aku tak mau jaga berat badanku dan mencari-cari alasan: mumpung masih ada baju-baju kegedean… Berbagi sajalah, bukankah itu indah?
Setelah sebagian besar baju yang tak terpakai: salah beli, kebesaran, kekecilan, dikeluarkan… Terasa begitu lega memandangi lemari bajuku sendiri. Terasa enteng, ringan, dan tak terlalu sumpek seperti biasanya... Legaaa sekali! Juga mengingatkanku untuk mawas diri, biar tak menghamburkan uang secara percuma lagi. Sayang sekali nanti jika harus terbuang seperti ini…
***
Kubuka lemari hatiku.
Banyak kenangan masa lalu yang pahit berada di situ. Kenangan yang tak mau kulepaskan, walaupun kutahu dengan melepaskan berarti aku yang disembuhkan. Banyak luka, ada dendam, ada kekecewaan berlebihan atas kegagalan, ada rasa malu yang tak pernah selesai. Ah, terlalu banyak yang tak perlu kutampung di hatiku. Sehingga hatiku terasa penuh sesak dengan hal-hal yang tak perlu. Membuat pusing kepala, membuat sakit yang mendera dan membuat sesak nafas ketika mereka melintas di depan mata…
Kupikir, ketika aku bisa melakukannya terhadap lemari bajuku, kenapa tidak kucoba lakukan bagi lemari hatiku?
Kucoba lakukan itu…
Walaupun kutahu, tidak begitu mudah untuk lupakan semua seolah amnesia. Atau menjentikkan jari belaka…
Tetapi, biarlah hari ini, aku mau menata dan membenahi lemari hatiku. Buat kesehatan jiwaku sendiri. Buat kesembuhanku. Karena kutahu, kesembuhan itu akan terjadi hanya jika kubuat langkah awal hari ini.
Aku mau berbenah. Melepaskan yang tidak perlu. Tanggalkan dendam dan benci di masa lalu, tinggalkan kuatir dan cemas tentang masa depan. Dan berusaha untuk hidup bahagia di hari ini.
Lemari bajuku sudah lebih ringan. Lemari hatiku juga. Walaupun belum seringan lemari bajuku. Tetapi sudah kucoba lakukan langkah-langkah pendahuluan untuk itu.
Berbenah lagi, menata lagi…
Semoga hari ini dan esok lebih baik dengan niatan ini :)
sumber
Banyak barang yang kurang perlu. Baju lama yang sudah kusam, namun rasanya sayang untuk dibuang. Karena ada memori di sana, yang memberi orang yang dekat di hati. Tak jarang, kubuat sebagai baju tidur. Karena nyaman, karena enak dipakai. Tetapi jumlahnya makin hari makin banyak. Sehingga memenuhi lemari baju yang tidak seberapa luas ini.Bukankah seharusnya mulai kupilah dan kupilih, dengan tanpa mengurangi hormat kepada orang-orang terkasih?
Di satu bagian lemari bajuku, kulihat banyak baju yang kubeli secara impulsif. Karena diskon, mumpung murah. Lalu kubeli. Sampai di rumah, ternyata tak terlalu cocok untuk dipakai. Jadi, hanya buat pajangan di almari, tanpa sempat kupakai sama sekali. Sayang sebetulnya, tetapi terkadang itu memang pernah terjadi. Mereka pun harus kuangkut daripada terus ‘nyangkut’ di almari.
Ada beberapa baju yang mulai kesempitan, karena tubuhku sudah mulai membesar. Dan sudah harusnya kuhibahkan kepada orang yang lebih membutuhkan. Mungkin pembantu, mungkin panti asuhan, mungkin orang yang berkekurangan. Ah, semangat berbagi tiba-tiba memenuhi hatiku. Mumpung masih bagus kondisinya. Daripada nanti semakin menguning dan berubah warna, bukankah lebih baik diberikan di saat masih bisa?
Ada beberapa baju yang terlalu besar bagiku. Baju-baju saat aku sedang lebih gemuk dari kondisi sekarang. Aku juga akhirnya memutuskan untuk menghibahkan mereka. Karena kalau untuk jaga-jaga, misalkan suatu saat gemuk lagi… Ah, nanti aku tak mau jaga berat badanku dan mencari-cari alasan: mumpung masih ada baju-baju kegedean… Berbagi sajalah, bukankah itu indah?
Setelah sebagian besar baju yang tak terpakai: salah beli, kebesaran, kekecilan, dikeluarkan… Terasa begitu lega memandangi lemari bajuku sendiri. Terasa enteng, ringan, dan tak terlalu sumpek seperti biasanya... Legaaa sekali! Juga mengingatkanku untuk mawas diri, biar tak menghamburkan uang secara percuma lagi. Sayang sekali nanti jika harus terbuang seperti ini…
***
Kubuka lemari hatiku.
Banyak kenangan masa lalu yang pahit berada di situ. Kenangan yang tak mau kulepaskan, walaupun kutahu dengan melepaskan berarti aku yang disembuhkan. Banyak luka, ada dendam, ada kekecewaan berlebihan atas kegagalan, ada rasa malu yang tak pernah selesai. Ah, terlalu banyak yang tak perlu kutampung di hatiku. Sehingga hatiku terasa penuh sesak dengan hal-hal yang tak perlu. Membuat pusing kepala, membuat sakit yang mendera dan membuat sesak nafas ketika mereka melintas di depan mata…
Kupikir, ketika aku bisa melakukannya terhadap lemari bajuku, kenapa tidak kucoba lakukan bagi lemari hatiku?
Kucoba lakukan itu…
Walaupun kutahu, tidak begitu mudah untuk lupakan semua seolah amnesia. Atau menjentikkan jari belaka…
Tetapi, biarlah hari ini, aku mau menata dan membenahi lemari hatiku. Buat kesehatan jiwaku sendiri. Buat kesembuhanku. Karena kutahu, kesembuhan itu akan terjadi hanya jika kubuat langkah awal hari ini.
Aku mau berbenah. Melepaskan yang tidak perlu. Tanggalkan dendam dan benci di masa lalu, tinggalkan kuatir dan cemas tentang masa depan. Dan berusaha untuk hidup bahagia di hari ini.
Lemari bajuku sudah lebih ringan. Lemari hatiku juga. Walaupun belum seringan lemari bajuku. Tetapi sudah kucoba lakukan langkah-langkah pendahuluan untuk itu.
Berbenah lagi, menata lagi…
Semoga hari ini dan esok lebih baik dengan niatan ini :)
sumber
Do not ask for given the ease of life, but is begging to be given strength to face life.
thats what i need now.. strength to facing my life..
the longer I live the more heavy burden I have to face.
now i feel really tired, bored, loses my spirit and no motivation to continue every thing i do from the begining.
But, every time i want to give up, there's always something inside telling me to just give it some time.
thats what i need now.. strength to facing my life..
the longer I live the more heavy burden I have to face.
now i feel really tired, bored, loses my spirit and no motivation to continue every thing i do from the begining.
But, every time i want to give up, there's always something inside telling me to just give it some time.
Minggu, 27 Februari 2011
Rabu, 26 Januari 2011
Sabtu, 15 Januari 2011
what should i write in my blog ??
I have couple a months there was no post on this blog..
busy ?? maybe lazy.. hehehe
i still need some inspiration to post..
btw, happy 1st anyversary my blog.. LOL
in this a couple a months i have so many many many experience i can get..
i have new friends, full laugh, happy moment, up and down time, depression, sad time, and good bye moment.
time running to fasttttt.. all of this become a memories.. :)
and now its time to face the future.. what happen in my future is my mystery...
busy ?? maybe lazy.. hehehe
i still need some inspiration to post..
btw, happy 1st anyversary my blog.. LOL
in this a couple a months i have so many many many experience i can get..
i have new friends, full laugh, happy moment, up and down time, depression, sad time, and good bye moment.
time running to fasttttt.. all of this become a memories.. :)
"Memories may fade but they can never be erased"
"i getting ready for the day, don't know what's gonna happen, but whatever does, I'll be ready!!"
hmm... now is already 2011.. what do you plan in this year ??
if i ask to my self... i don't plan so much.. but i hope what i plan this year it will be come true.. :D
so whats its ?? tell me just one and the most you want!?
hmm.. ok i will tell you. only one oke! hehehehe
"I'm looking for someone that would rock my world"
LOL
don't ask WHY or i will kick you!!! hahahahahaha
i seem like stupid guy right??! haha
what ever it is, you just wish for me the best of this year.. ^^
and now almost midnight, i become zombie already.. and don't what i want to write..
i want share some best photo i take in this couple a mount.. I hope whoever see my photo's enjoy and like! :)
hereee weee goooo...
| this photo is with Lulu Nyonya office and all the employee. guest who the boss there?? hehe |
| trip to AFamosa at malaca with LuLu Nyonya employee's and internship student's |
| this the one of the best photo's ever i have.. this was AWESOME!! |
| this photo take at RedBox Lowyat |
| guest where this ?? hehe.. we are at Port Dickson on Christmas holiday |
hmm... now is 3.30 am, saturday 15 jan 2011
i think enough until here.. and i also don't know what i want to write next...
hope i will always update my blog.. hahaha XD
Langganan:
Postingan (Atom)


